<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ramsay Spine Center</title>
	<atom:link href="http://www.ramsayspinecenter.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ramsayspinecenter.com</link>
	<description>Spine Center - Atasi masalah tulang belakang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Feb 2011 10:42:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Management in Spine Disorders Update</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/event/management-in-spine-disorders-update/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/event/management-in-spine-disorders-update/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2011 10:36:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminspine</dc:creator>
				<category><![CDATA[event]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=759</guid>
		<description><![CDATA[Symposium Dokter: “Management in Spine Disorders Update"]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.ramsayspinecenter.com/wp-content/uploads/2010/03/Symposium-Management-in-Spine-Disorders.jpg"><img class="size-medium wp-image-756 alignleft" style="margin-left: 7px; margin-right: 7px;" title="Symposium-Management-in-Spine-Disorders" src="http://www.ramsayspinecenter.com/wp-content/uploads/2010/03/Symposium-Management-in-Spine-Disorders-211x300.jpg" alt="Symposium-Management-in-Spine-Disorders" width="211" height="300" /></a>Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperkenalkan fasilitas pelayanan Spine Center, serta untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan para dokter mengenai perkembangan terbaru dalam penanganan tulang belakang, Ramsay Spine Center, RS. Premier Bintaro bekerjasama dengan IDI Wilayah Provinsi Banten akan menggelar Symposium Dokter bertajuk: “Management in Spine Disorders Update&#8221;.</p>
<p>Acara ini rencananya akan diadakan pada tanggal 11 December di Ruang Krakatau, Gedung Annex Lantai 5, RS. Premier Bintaro.</p>
<p>Pembicara dari Team Ramsay Spine Center adalah:</p>
<ol>
<li>DR. Dr. Luthfi Gatam, SpOT, (K-Spine)</li>
<li>Dr. Peni Kusumastuti Sp.RM</li>
<li>Dr. Tuti Suwirno Zakaria, Sp.S</li>
<li>Dr. Dharmawan, SpS</li>
<li>Dr. Riris Himawati, SpRad</li>
</ol>
<p>Simposium ini merupakan rangkaian Roadshow Ramsay Spine Center di beberapa kota di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/event/management-in-spine-disorders-update/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hubungan Tulang Ekor dengan Impotensi</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/hubungan-tulang-ekor-dengan-impotensi/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/hubungan-tulang-ekor-dengan-impotensi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2010 04:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donna</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[ereksi]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan buang air besar]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan buang air kecil]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan ereksi]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan tulang ekor dengan impotensi]]></category>
		<category><![CDATA[impotensi]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh terduduk]]></category>
		<category><![CDATA[ramsay spine center]]></category>
		<category><![CDATA[tulang ekor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=751</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Dear dokter, Saya dulu pernah jatuh duduk dan terkena tulang ekor saya. Apakah itu dapat menyebabkan impotensi? Karena sebelum saya jatuh dengan sekarang kondisi pada saat ereksi sangat berbeda. Saya baru sadar sekarang setelah menikah. Bila benar karena kejadian itu yang menyebabkan impoten, bagaimana untuk menyembuhkannya? Terima Kasih Ponco, 28 th Jawaban : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan :</strong></p>
<p>Dear dokter,</p>
<p>Saya dulu pernah jatuh duduk dan terkena tulang ekor saya. Apakah itu dapat menyebabkan impotensi? Karena sebelum saya jatuh dengan sekarang kondisi pada saat ereksi sangat berbeda. Saya baru sadar sekarang setelah menikah. Bila benar karena kejadian itu yang menyebabkan impoten, bagaimana untuk menyembuhkannya?</p>
<p>Terima Kasih</p>
<p><em>Ponco, 28 th</em></p>
<p><strong>Jawaban :</strong></p>
<p>Yth ;</p>
<p>Bpk Ponco</p>
<p>Terima Kasih telah mengunjungi website Ramsay Spine Center.<br />
Jatuh terduduk bisa saja menyebabkan gangguan pada ereksi tapi kerusakan yang timbul tidak bisa hanya pada satu masalah ereksi saja. Tentu ada kerusakan saraf lainnya misalnya : gangguan buang air besar dan buang air kecil.<br />
Menurut hemat saya, gangguang ereksi yang Bpk derita bukan berkaitan dengan jatuh tetapi mungkin ada problem lain. Saran kami, Bapak dapat mengkonsultasikan masalah ini ke Dokter Bedah Urologi terdekat.<br />
Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga jawaban kami dapat membantu masalah yang Bpk Ponco alami.</p>
<p>Terima Kasih</p>
<p>Hormat kami,</p>
<p>Tim Dokter Ramsay Spine Center</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/hubungan-tulang-ekor-dengan-impotensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi skoliosis</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/terapi-skoliosis/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/terapi-skoliosis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2010 03:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donna</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[DBC Clinic RS Premier Bintaro]]></category>
		<category><![CDATA[fisioterapi]]></category>
		<category><![CDATA[latihan skoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[operasi skoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[otot-otot tulang belakang]]></category>
		<category><![CDATA[ramsay spine center]]></category>
		<category><![CDATA[Skoliosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=740</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Assalamualaikum wr.wb. Saya menderita skoliosis dengan derajat kurang lebih 30 derajat. Yang saya ingin tanyakan, kira-kira apa saya memang harus dioperasi? Lalu kira-kira berapakah biaya konsultasi atau terapi per visit? Sebelumnya saya melakukan fisioterapi di Bandung. Namun, dikarenakan suatu hal, saya ditempatkan di Jakarta. Terima Kasih Rakean, 26 th Jawaban : Yth ; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan :</p>
<p>Assalamualaikum wr.wb.</p>
<p>Saya menderita skoliosis dengan derajat kurang lebih 30 derajat. Yang saya ingin tanyakan, kira-kira apa saya memang harus dioperasi? Lalu kira-kira berapakah biaya konsultasi atau terapi per visit? Sebelumnya saya melakukan fisioterapi di Bandung. Namun, dikarenakan suatu hal, saya ditempatkan di Jakarta.</p>
<p>Terima Kasih</p>
<p>Rakean, 26 th</p>
<p>Jawaban :</p>
<p>Yth ;</p>
<p>Bpk Rakean</p>
<p>Wa&#8217;alaikumsalam wr.wb.<br />
Terimakasih telah mengunjungi website Ramsay Spine Center. Sehubungan dengan pertanyaan Bpk Rakean, berikut penjelasan yang kami berikan :<br />
Untuk skoliosis 30 derajat pada usia 26 tahun, diperlukan terapi latihan skoliosis untuk membuat keseimbangan otot &#8211; otot tulang belakang, mencegah &amp; mengurangi keluhan pegal atau sakit. Jenis dan cara latihan khusus untuk kondisi skoliosis perlu anda kuasai karena latihan tersebut perlu dilakukan secara rutin setiap hari. Cara beraktivitas dengan postur tubuh yang benar juga dianjurkan.<br />
Tindakan operasi dilakukan pada skoliosis sekitar 50 derajat. Untuk selanjutnya anda dapat menghubungi Bagian Rehabilitasi Medik / DBC Clinic RS PREMIER Bintaro untuk program program latihannya.<br />
Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga jawaban dari kami dapat membantu masalah yang Bapak alami.</p>
<p>Terima Kasih</p>
<p>Hormat kami,</p>
<p>Tim Dokter Ramsay Spine Center</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/terapi-skoliosis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skoliosis 30 derajat</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/skoliosis-30-derajat/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/skoliosis-30-derajat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 11:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donna</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[DBC Clini RS Premier Bintaro]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[ramsay spine center]]></category>
		<category><![CDATA[rontgen]]></category>
		<category><![CDATA[skoliosis 36 derajat]]></category>
		<category><![CDATA[terapi skoliosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=730</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Dear dokter, Saya telah rontgen dan hasilnya saya skoliosis 36 derajat, terapi apa yang dilakukan pada Ramsay Spine Center, untuk skoliosis dengan kelengkungan 36 derajat? Witri, 33 th Jawaban : Yth ; Ibu Witri Terimakasih telah mengunjungi website Ramsay Spine Center. Ada beberapa hal yang juga perlu kami ketahui seperti : Adakah keluhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan :</strong></p>
<p>Dear dokter,</p>
<p>Saya telah rontgen dan hasilnya saya skoliosis 36 derajat, terapi apa yang dilakukan pada Ramsay Spine Center, untuk skoliosis dengan kelengkungan 36 derajat?</p>
<p><em>Witri, 33 th</em></p>
<p><strong>Jawaban :</strong></p>
<p>Yth ;</p>
<p>Ibu Witri</p>
<p>Terimakasih telah mengunjungi website Ramsay Spine Center.</p>
<p>Ada beberapa hal yang juga perlu kami ketahui seperti : Adakah keluhan yang anda rasakan? Apa aktivitas anda sehari-hari / pekerjaan anda? Apakah dalam melakukan aktivitas anda lebih banyak duduk? Apakah anda secara teratur melakukan olahaga?<br />
Hal-hal  ini erat hubungannya dengan keluhan yang anda rasakan bila ada.</p>
<p>Pada usia anda dengan sudut 36 derajat, kami anjurkan untuk melakukan latihan skoliosis secara teratur setiap hari. Bagaimana jenis latihan dan caranya anda dapat menghubungi Bagian Rehabilitasi Medik / DBC Clinic di RS Premier Bintaro.</p>
<p>Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga jawaban kami dapat membantu masalah yang Ibu Witri alami.</p>
<p>Terima Kasih</p>
<p>Hormat kami,</p>
<p>Tim Dokter Ramsay Spine Center</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/skoliosis-30-derajat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi Pengapuran Tulang Belakang</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/operasi-pengapuran-tulang-belakang/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/operasi-pengapuran-tulang-belakang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2010 09:05:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donna</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[kelainan darah]]></category>
		<category><![CDATA[naik pesawat terbang]]></category>
		<category><![CDATA[operasi tulang belakang dapat lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[Orthopaedic Spine Surgeon]]></category>
		<category><![CDATA[Pengapuran]]></category>
		<category><![CDATA[penyempitan kanal tulang belakang]]></category>
		<category><![CDATA[rasa sakit pada tungkai]]></category>
		<category><![CDATA[resiko bila tidak dilakukan pembedahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Yth ; Tim Dokter Mohon pencerahan tentang surgery pengapuran tulang belakang L4-5 yang menekan Saraf. Tahap-tahapnya surgery sampai pasca surgery secara garis besarnya. Karena banyak yang mempengaruhi saya dan akhirnya menjadi takut sendiri untuk surgery. Dari website ini telah dilakukan 293 surgery, Berapa % yang Fault dan success? Iwan, 60 th Jawaban : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan :</strong></p>
<p>Yth ;</p>
<p>Tim Dokter</p>
<p>Mohon pencerahan tentang surgery pengapuran tulang belakang L4-5 yang menekan Saraf. Tahap-tahapnya surgery sampai pasca surgery secara garis besarnya. Karena banyak yang mempengaruhi saya dan akhirnya menjadi takut sendiri untuk surgery. Dari website ini telah dilakukan 293 surgery, Berapa % yang Fault dan success?</p>
<p><em>Iwan, 60 th</em></p>
<p><strong>Jawaban :</strong></p>
<p>Yth ;</p>
<p>Bpk Iwan</p>
<p>Terimakasih telah mengunjungi website Ramsay Spine Center. Sehubungan dengan pertanyaan Bapak, berikut penjelasan yang kami berikan :</p>
<p>Pengapuran yang terjadi tulang belakang disebabkan oleh multifaktor. Akibat pengapuran menyebabkan penyempitan kanal tulang belakang sehingga saraf yang ada didalamnya terjepit, sepanjang tekanan tersebut tidak berat maka tubuh kita masih mengkompensasinya. Bila tekanan tersebut semakin berat, maka akan terjadi keluhan seperti rasa sakit pada tungkai ketika berjalan beberapa meter. Pembedahan sebetulnya merupakan cara terakhir bila keluhan Bapak berat maka tidak ada pilihan lain kecuali pengobatan itu. Pembedahan sendiri sebetulnya aman sepanjang Bapak tidak mempunyai faktor-faktor yang memperberat, misalnya : diabetes, kelainan darah, darah tinggi. Bila Bapak mendengar kabar-kabar operasi tulang belakang dapat lumpuh, mungkin saja ada benarnya tetapi probabilitas itu sangatlah kecil. Kita analogikan saja seperti Bapak naik pesawat terbang ada resiko lumpuh sampai kematian karena pesawat jatuh tapi toh’ Bapak tetap naik karena Bapak memerlukannya. Jadi tidak perlu ditakutkan, sebab Bapak mempunyai resiko bila tidak dilakukan pembedahan. Sampai saat ini, saya pribadi sebagai Orthopaedic Spine Surgeon sejak th 1994, tidak pernah menemukan pasien yang dioperasi karena penyempitan saraf menjadi lumpuh.</p>
<p>Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga jawaban kami dapat membantu masalah yang Bapak alami.</p>
<p>Hormat kami,</p>
<p>Tim Dokter Ramsay Spine Center</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/operasi-pengapuran-tulang-belakang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Operatif Atasi Skoliosis</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/artikel/terapi-operatif-atasi-skoliosis/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/artikel/terapi-operatif-atasi-skoliosis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 03:03:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter spesialis orthopedi]]></category>
		<category><![CDATA[skoliosis idiofatik]]></category>
		<category><![CDATA[spine center]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[Skoliosis masih belum akrab di telinga masyarakat Indonesia. Tetapi bukan berarti kelainan tulang belakang (skoliosis) itu tak ada di Tanah Air. Pasalnya, pakar kesehatan mengatakan sebanyak 2% dari suatu populasi penduduk mengalami skoliosis. Sebanyak 10% dari kelompok penyandang skoliosis itu tergolong berat. Apa sebenarnya skoliosis? &#8220;Skoliosis sebenarnya berasal dari kata &#8216;skolios&#8217; yang berarti bengkok,&#8221; kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Skoliosis masih belum akrab di telinga masyarakat Indonesia. Tetapi bukan berarti kelainan tulang belakang (skoliosis) itu tak ada di Tanah Air. Pasalnya, pakar kesehatan mengatakan sebanyak 2% dari suatu populasi penduduk mengalami skoliosis. Sebanyak 10% dari kelompok penyandang skoliosis itu tergolong berat.</p>
<p><a href="http://www.ramsayspinecenter.com/wp-content/uploads/2010/10/spinecenter-skoliosis.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-644" title="Spine Center - Skoliosis" src="http://www.ramsayspinecenter.com/wp-content/uploads/2010/10/spinecenter-skoliosis.jpg" alt="" width="391" height="260" /></a>Apa sebenarnya skoliosis? &#8220;Skoliosis sebenarnya berasal dari kata &#8216;skolios&#8217; yang berarti bengkok,&#8221; kata DR. dr Luthfi Gatam SpOT-FICS, (K-Spine) dari Ramsay Spine Center RS. Premier Bintaro (sebelumnya RS. Internasional Bintaro). Jadi skoliosis diartikan pembengkokan pada tulang belakang.</p>
<p>Pembengkokan tulang belakang itu selalu bergerak ke arah samping. Namun jika dilihat dari belakang, pembengkokan ke arah kanan atau kiri. &#8220;Tetapi umumnya bengkoknya ke arah kiri. Oleh karena itu, secara harfiah skoliosis itu pembengkokan tulang ke arah samping&#8221; ujar Luthfi.</p>
<p>Dokter spesialis orthopedi yang praktik di RS Premier Bintaro ini menjelaskan jenis skoliosis sangat banyak. Namun dari banyak jenis itu, terdapat skoliosis yang disebut idiophatic scoliosis atau skoliosis idiofatik.    Kenapa disebut idiofatik? Luthfi mengatakan idiofatik berasal dari dua kata &#8216;idiot&#8217; yang berarti tidak tahu. Kata fatik dari fatologi yang berarti kelainan. Jadi skoliosis idiofatik berarti suatu keadaan yang tidak diketahui penyebabnya kenapa tulang belakang atau punggung orang mengalami pembengkokan. Luthfi menegaskan bahwa skoliosis bukanlah penyakit. Skoliosis tak berbeda bentuk telinga satu orang yang berbeda dengan sebagian besar orang. Tetapi masalahnya, ada skoliosis yang mengalami progres. Data menunjukkan sebanyak 10% dari penyandang skoliosis yang mengalami progres.</p>
<p>Penyandang skoliosis idiofatik bisa beraktivitas normal sehari-hari. Mereka tidak mengalami kelainan berarti. Tetapi bila skoliosisnya mengalami progres, orang yang menyandangnya akan mengalami gangguan fungsi. &#8220;Penyandang skoliosis mengalami rasa sakit pada punggung, pinggang, leher. Kemungkinan pula terjadi gangguan paru-paru, dan pernapasannya. Bahkan dapat terjadi kelainan pada jantung dan pecernaan,&#8221; paparnya. Sesuai pertambahan waktu, pembengkokan tulang punggungnya semakin parah. Bahkan orang tersebut sampai tak mampu mengunyah dan mencerna dengan baik. &#8220;Jika sudah begitu, progesif skoliosisnya harus disetop karena sangat membahayakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Bagaimana penanganannya? Luthfi memaparkan bahwa penangan skoliosis terdapat dua cara yaitu cara nonoperatif dan operatif. Tetapi penanganan itu memiliki empat tujuan. Pertama, menghentikan progres tulang. Kedua, membuat badan lebih seimbang. Ketiga, dikoreksi agar tampil lebih baik. Keempat, penyandangnya diharap bisa hidup lebih baik. Cara nonoperatif biasanya dilakukan berupa olahraga seperti renang, perenggangan, fisioterapi, dan olahraga punggung. Tujuannya tak lain untuk menguatkan otot punggung. &#8220;Tetapi hal itu hanya untuk pembengkokannya di bawah 20 derajat,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk pembengkokan yang mencapai 20 derajat hingga 40 derajat harus menggunakan brace atau rangka. &#8220;Rangka itu bisa dipakai di badan atau di leher untuk mengoreksi atau menahan laju progresivitas tersebut,&#8221; katanya. Untuk pembengkokan yang kurvanya lebih dari 40 derajat sudah tak mungkin dilakukan cara nonoperatif. Untuk mengatasinya tak ada lagi selain cara operatif. Luthfi menjelaskan bahwa operasi dilakukan untuk menghentikan progres. Selain itu, operasi juga bertujuan mengoreksi tulang yang bengkok.<br />
&#8220;Bagaimana mengoreksinya? Mengoreksinya seperti kita mengoreksi dahan yang bengkok. Dalam operasi, dilakukan pemutaran dan penarikan agar tulang kembeli ke posisi normal dengan didukung baut dan pen,&#8221; katanya.</p>
<p>Sekarang pasien skoliosis cukup beruntung. Pasalnya, kata Luthfi, RS. Premier Bintaro memiliki Spine Center. &#8220;Ramsay Spine  Center adalah pelayanan yang dapat mengatasi seluruh problem tulang belakang secara terpadu dan komprehensif,&#8221; katanya. Dikatakan terpadu karena Ramsay Spine Center RS. Premier Bintaro menangani masalah tulang belakang yang ditangani tim dokter dari berbagai bidang spesialistik seperti dokter spesialis orhtopedi tulang belakang, spesialis neurologi, spesialis neurofisiologi, spesialis rehabilitasi medik, dan spesialis radiologi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/artikel/terapi-operatif-atasi-skoliosis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sakit Pinggang</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/sakit-pinggang/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/sakit-pinggang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 12:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donna</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bekerja duduk]]></category>
		<category><![CDATA[kaitan dengan tulang belakang]]></category>
		<category><![CDATA[keadaan klinis]]></category>
		<category><![CDATA[otot]]></category>
		<category><![CDATA[peregangan otot]]></category>
		<category><![CDATA[posisi statik]]></category>
		<category><![CDATA[ramsay spine center]]></category>
		<category><![CDATA[sakit pinggang kanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=524</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Dear dokter, Saya berkerja di perusahaan swasta, keseharian saya hanya duduk di meja kerja, sesekali keluar untuk meregangkan saraf, sudah 2 minggu terakhir saya mengalami sakit pinggang bagian kanan, saya juga sudah banyak minum air putih setiap harinya tidak kurang dari 2 liter. Yang saya tanyakan, apakah keluhan saya tersebut ada kaitannya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan :</p>
<p>Dear dokter,</p>
<p>Saya berkerja di perusahaan swasta, keseharian saya hanya duduk di meja kerja, sesekali keluar untuk meregangkan saraf, sudah 2 minggu terakhir saya mengalami sakit pinggang bagian kanan, saya juga sudah banyak minum air putih setiap harinya tidak kurang dari 2 liter. Yang saya tanyakan, apakah keluhan saya tersebut ada kaitannya dengan tulang belakang, ginjal atau apa? Dan apa yang harus saya lakukan?<br />
Terima Kasih</p>
<p><em>Apriansyah, 41 th</em></p>
<p>Jawaban :</p>
<p>Terimakasih atas pertanyaan yang disampaikan. Sehubungan dengan pertanyaan dari Bpk Apriansyah, berikut penjelasan yang kami berikan:</p>
<p>Kalau melihat dari usia anda, mungkin berarti anda sudah bekerja duduk lama sekali. Karena memang sekitar 60- 70% kebanyakan sakit pinggang itu dikarenakan oleh otot-otot saja. Kalau memang karena otot, biasanya disebabkan posisi yang statik atau diam untuk waktu yang lama.<br />
Sebaiknya lakukan latihan-latihan otot peregangan secara teratur pagi sesudah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur. Ketika anda bekerja pada posisi duduk, setiap 1.5 jam sebaiknya berjalan kira-kira 5-10 menit kemudian duduk lagi.<br />
Kemudian apakah kaitannya dengan tulang belakang, untuk memastikannya tentu kita harus memeriksakan gejala dan keadaan klinisnya. Lalu berdasarkan hasil pemeriksaan, jika diperlukan untuk menunjang pemeriksaan dapat dilakukan dengan pemeriksaan radiologi.<br />
Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga Bpk Apriansyah senantiasa dalam keadaan sehat.</p>
<p>Hormat Kami,<br />
Tim Dokter Ramsay Spine Center</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/sakit-pinggang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Posisi Tidur yang Baik (Skoliosis)</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/posisi-tidur-yang-baik-skoliosis/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/posisi-tidur-yang-baik-skoliosis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 11:49:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donna</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[derajat skoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[kelengkungan skoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan skoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[Posisi tidur yang baik untuk skoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[ramsay spine center]]></category>
		<category><![CDATA[Skoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[usia pertumbuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Dear dokter, Saya sudah menderita skoliosis sejak kecil namun belum pernah saya obati. Selama ini saya berusaha mengurangi derajat kemiringan dengan posisi duduk lebih tegap dan rajin meregangkan tubuh seperti gerakan yoga. Yang saya tanyakan bagaimana posisi tidur yang sesuai untuk skoliosis dengan kemiringan tubuh condong ke kiri? Insyaallah di  waktu dekat saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan :</p>
<p>Dear dokter,</p>
<p>Saya sudah menderita skoliosis sejak kecil namun belum pernah saya obati. Selama ini saya berusaha mengurangi derajat kemiringan dengan posisi duduk lebih tegap dan rajin meregangkan tubuh seperti gerakan yoga. Yang saya tanyakan bagaimana posisi tidur yang sesuai untuk skoliosis dengan kemiringan tubuh condong ke kiri? Insyaallah di  waktu dekat saya juga akan mulai berobat. Untuk di RSIB berapa biaya pengobatan skoliosis ya dok?<br />
Terima Kasih</p>
<p><em>Rahmi, 18 th</em></p>
<p>Jawaban :</p>
<p>Terimakasih atas pertanyaan yang disampaikan. Sehubungan dengan pertanyaan dari Sdri Rahmi, berikut penjelasan yang kami berikan:</p>
<p>Skoliosis memang biasanya dimulai sejak usia anak-anak yaitu pada usia pertumbuhan. Kalau memang sudah tampak skoliosis, kita harus menentukan besarnya derajat kelengkungan untuk menentukan penanganan yang paling tepat.<br />
Pada usia 18 th, dimana usia tersebut pertumbuhan sudah relatif berhenti, dan mudah-mudahan derajat skoliosisnya tidak bertambah. Yang perlu sdri Rahmi lakukan adalah datang berobat untuk dievaluasi, karena besarnya sudut kelengkungan skoliosis diukur dari pemeriksaan klinis maupun pemeriksaan radiologi. Apakah dengan terapi latihan atau harus memerlukan tindakan yang lainnya. Untuk posisi tidur, biasanya lakukan dengan posisi miring lalu beri ganjalan bantal di puncak kelengkungan skoliosisnya.<br />
Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga sdri Rahmi  senantiasa dalam keadaan sehat.</p>
<p>Hormat Kami,<br />
Tim Dokter Ramsay Spine Center</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/posisi-tidur-yang-baik-skoliosis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Patah Tulang Ekor</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/patah-tulang-ekor/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/patah-tulang-ekor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 12:29:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donna</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Penyambungan]]></category>
		<category><![CDATA[Patah Tulang Ekor]]></category>
		<category><![CDATA[ramsay spine center]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=503</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Dear dokter, Saya mengalami keluhan patah tulang ekor sudah menahun. Belakangan mulai ada keluhan terasa sakit kalau duduk lama. Walau sejauh ini mengenai buang air tidak ada masalah. Pertanyaannya, bisa tidak dilakukan operasi pembetulan / penyambungan. Apa ini akan menghilangkan rasa sakit tersebut? Terima Kasih Edi, 39 th Jawaban : Terimakasih atas pertanyaan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Pertanyaan :</strong></p>
<p>Dear dokter,</p>
<p>Saya mengalami keluhan patah tulang ekor sudah menahun. Belakangan mulai ada keluhan terasa sakit kalau duduk lama. Walau sejauh ini mengenai buang air tidak ada masalah. Pertanyaannya, bisa tidak dilakukan operasi pembetulan / penyambungan. Apa ini akan menghilangkan rasa sakit tersebut?<br />
Terima Kasih</p>
<p><em>Edi, 39 th</em></p>
<p><strong>Jawaban :</strong></p>
<p>Terimakasih atas pertanyaan yang disampaikan. Sehubungan dengan pertanyaan dari Bpk Edi, berikut penjelasan yang kami berikan:</p>
<div>Bila hal itu terjadi sudah lama tentu saat ini patahan sudah sembuh, tetapi biasanya gejala sisa yang ada disebabkan pada waktu jatuh bukan patah saja yang terjadi tetapi ada jaringan lunak (ligamen) yang cedera antara tulang sacrum dan coccygeus, biasanya penyembuhannya tidak sempurna, sehingga suatu saat oleh sebab tertentu ligamen tersebut cedera kembali sehingga menimbulkan sakit (nyeri), pengobatannya dengan memberi kesempatan kepada ligamen tersebut sembuh dengan baik yaitu dengan cara bila duduk harus memakai alas berbentuk donat sehingga tulang ekor terbebas dari tekanan, bila cara ini tak berhasil sebaiknya hubungi dr. orthopaedi untuk dianalisa lebih lanjut.</div>
<p>Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga Bpk Edi  senantiasa dalam keadaan sehat.</p>
<p>Hormat Kami,<br />
Tim Dokter Ramsay Spine Center</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/patah-tulang-ekor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saraf Terjepit, Apakah Harus Operasi?</title>
		<link>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/saraf-terjepit-haruskah-operasi/</link>
		<comments>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/saraf-terjepit-haruskah-operasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 11:50:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donna</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Chiroractic]]></category>
		<category><![CDATA[impoten]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki kesemutan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Tulang Belakang]]></category>
		<category><![CDATA[ramsay spine center]]></category>
		<category><![CDATA[saraf tepi]]></category>
		<category><![CDATA[saraf terjepit]]></category>
		<category><![CDATA[Syaraf terjepit]]></category>
		<category><![CDATA[tidak bisa buang air besar]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan bedah]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat keberhasilan operasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramsayspinecenter.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Dear dokter, Setelah di MRI kelihatan bahwa sebelah kiri L4 syaraf saya terjepit. Dokter memang menganjurkan operasi, karena katanya jika tidak maka akan mengalami sperti kaki kesemutan, impoten, tidak bisa menahan buang air besar. Saya menjalani  terapi obat-obatan dan dan ke dokter chiropraptic. Pertanyaan saya ialah : Sampai tahap mana seseorang harus melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan :</strong></p>
<p>Dear dokter,</p>
<p>Setelah di MRI kelihatan bahwa sebelah kiri L4 syaraf saya terjepit. Dokter memang menganjurkan operasi, karena katanya jika tidak maka akan mengalami sperti kaki kesemutan, impoten, tidak bisa menahan buang air besar. Saya menjalani  terapi obat-obatan dan dan ke dokter chiropraptic. Pertanyaan saya ialah :</p>
<ol>
<li>Sampai tahap mana seseorang harus melakukan operasi?</li>
<li>Saya dengar bahwa tingkat operasi keberhasilan sangat tinggi, tetapi saya juga membaca bahwa walaupun sudah operasi, maka setelah di atas setahun bisa kambuh lagi.</li>
<li>Biaya operasi di Ramsay berkisar berapa untuk all in (termasuk semuanya) ?</li>
</ol>
<p>Terima Kasih</p>
<p><em>Sugitowagiman, 45 th</em></p>
<p><strong>Jawaban :</strong></p>
<p>Terimakasih atas pertanyaan yang disampaikan. Sehubungan dengan pertanyaan dari Bpk Sugito, berikut penjelasan yang kami berikan:</p>
<div>Saraf yang terjepit didaerah L4-5 merupakan saraf tepi, sehingga anda tak perlu terlalu takut sekali, sakit yang ditimbulkan merupakan reaksi dari proses peradangan dan tekanan pada saraf tersebut sehingga aliran darah kepada saraf tersebut terganggu. Bila keadaan ini berlangsung terus menerus tentunya saraf akan rusak dan tak dapat lagi meneruskan impuls dari tubuh kita terutama tungkai. Jadi bila anda merasa sakit artinya saraf tersebut masih memberikan respons dan kita sebut saraf masih utuh, tetapi bila rasa sudah tidak ada lagi maka saraf sudah berhenti bekerja. Kita tidak ingin itu terjadi oleh karena itu saraf yg baru terjepit atau msh ada respons harus dibebaskan dari jepitan agar tak menjadi rusak total.</div>
<div></div>
<div>Tindakan bedah merupakan salah satu cara untuk membebaskan, angka keberhasilan tindakan ini sangat tinggi artinya kemungkinan kelumpuhan sangat kecil apalagi bila dikerjakan pada pusat kesehatan yang sudah terbiasa mengerjakan hal ini. Ramsay Spine Center merupakan tempat yg sudah teruji melakukan operasi-operasi tulang belakang dari yang ringan sampai yang paling kompleks. Jadi bila sakit anda sangat mengganggu, maka tindakan operasi dapat membantu tetapi tentunya harus kami analisa dahulu sebelumnya.</div>
<div></div>
<div>Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga Bpk Sugito  senantiasa dalam keadaan sehat.</div>
<p>Hormat Kami,<br />
Tim Dokter Ramsay Spine Center</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramsayspinecenter.com/konsultasi/saraf-terjepit-haruskah-operasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

